APBI: Kebijakan Kenaikan Produksi Batu Bara Sudah Tepat!

Must read

Menanggapi keputusan pemerintah terkait kenaikan produksi batu bara nasional, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengungkapkan langkah pemerintah sudah tepat terkait kebijakan ini, sebab harga batu bara yang bagus menjadi pertimbangannya.

“Sehingga, dari sisi pemerintah bisa menambah penerimaan negara. Tahun ini kondisi perekonomiannya lebih baik, sehingga akan mendorong penguatan demand, baik ekspor dan domestik,” ungkap Hendra. 

Sebelumnya, Kementerian  Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan mengambil keputusan untuk menaikkan target batu bara nasional tahun ini di tengah kondisi harga yang sedang bagus. Target produksi batu bara pada 2021 ini dinaikkan sebesar 75 juta ton, 13,6% dari target semula 550 juta ton menjadi 625 juta ton.

Berdasarkan informasi yang pihaknya peroleh, sebagian perusahaan telah mengajukan proposal revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) ke pemerintah untuk menaikkan produksi batu bara.

Baca Juga : ESDM Teken Kontrak Pembangunan Jargas Tahap III-2021

Pun demikian, ada juga perusahaan yang masih mengkaji dan belum memutuskan untuk melakukan revisi.

“Hal ini dimungkinkan karena pemerintah memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk mengajukan proposal revisi RKAB, diajukan paling cepat di awal kuartal II,” jelas Hendra.

Menurutnya, perusahaan tertarik memanfaatkan peluang tersebut karena didorong oleh harga komoditas yang semakin menarik dan membaik.

Dengan adanya Kepmen ini, pihaknya optimis bahwa tambahan produksi yang ditujukan untuk ekspor ini akan membuat industri menjadi lebih baik dibandingkan 2020.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article