Apa Dampak Social Distancing untuk Pertambangan?

Apa Dampak Social Distancing untuk Pertambangan?

Apa-Dampak-Social-Distancing-untuk-Pertambangan?
Apa Dampak Social Distancing untuk Pertambangan?

Terdapat sejumlah pengaturan khusus untuk mengantisipasi penyebaran virus wilayah operasional pertambangan.

Aturan itu dimulai saat karyawan berangkat menggunakan bis, pengaturan antri bisnya diberi jarak, masuk ke bis dan di dalam bisnya jumlah penumpang juga dibatasi.

Wabah virus corona atau Covid-19 yang telah menjadi pandemi dunia  telah mengganggu perekonomian di banyak di negara.

Untuk meminimalisir dampak, pemerintah Indonesia telah menetapkan kebijakan social distancing. Bagaimana dampak kebijakan ini terhadap industri pertambangan di Indonesia?

Direktur Utama PT. J Resources Asia Pasifik, Tbk (PSAB) Edi Permadi mengatakan kebijakan jaga jarak atau social distancing yang diterapkan pemerintah masih memberi peluang pada tambang untuk beroperasi.

Namun, operasional harus dijalankan dengan metodologi safety standard terkait tambahan risiko yang mungkin timbul akibat wabah  corona.

Menurut Edi, terdapat sejumlah pengaturan khusus untuk mengantisipasi penyebaran virus wilayah operasional pertambangan.

Baca Juga: Laba Petrosea Melesat 97%

Aturan itu dimulai saat karyawan berangkat menggunakan bis, pengaturan antri bisnya diberi jarak, masuk ke bis dan di dalam bisnya jumlah penumpang juga dibatasi.

“Posisi duduk pun diatur sedemikian rupa supaya jarak antar penumpang lebih dari 1 meter,” ujar  Edi dalam keterangan tertulis Rabu (25/03/2020).

Pada saat karyawan tiba di lokasi kerja, kembali dilakukan pengaturan. Pekerja turun dari bis diatur jarak antar karyawan.

Begitu pula saat mengantri absen dan security checking. Upaya pemeriksaan security yang disesuaikan  untuk menjaga tidak ada kontak fisik. Selain itu pekerja juga dilakukan pemeriksaan suhu badan.

Bila karyawan temperaturnya di atas 37,3 derajat celcius atau batuk/pilek serta radang tenggorokan maka disarankan untuk cek lanjut ke dokter perusahaan.

Bila ada indikasi mengarah kepada Covid 19 maka perlu ada mekanisme isolasi pribadi atau langsung ke rumah sakit bila mengkhawatirkan.