ANTAM Tekan Biaya Produksi

ANTAM Tekan Biaya Produksi

ANTAM-Tekan-Biaya-Produksi
ANTAM Tekan Biaya Produksi

Berdasarkan studi konsultan Wood Mackenzie, capaian biaya tunai produksi ANTM sebesar US$3,33 per pon.

Berada di bawah rata-rata produsen feronikel global di kisaran US$4,85 per pon.

Emiten pertambangan logam, PT. Aneka Tambang Tbk., berhasil membukukan pertumbuhan kinerja produksi dan penjualan nikel sepanjang kuartal II/2020.

Hal ini positif kendati menghadapi tantangan bisnis akibat sentimen pandemi Covid-19.

Berdasarkan studi konsultan Wood Mackenzie, capaian biaya tunai produksi ANTM sebesar US$3,33 per pon. Berada di bawah rata-rata produsen feronikel global di kisaran US$4,85 per pon.

Pada kuartal II/2020, emiten berkode saham ANTM memproduksi feronikel sebesar 6.447 ton nikel dalam feronikel (TNi).

Realisasi itu naik 2 persen dibandingkan dengan tiga bulan pertama tahun ini sebesar 6.315 TNi.

Dari sisi penjualan, ANTM mencatatkan pertumbuhan kinerja 11 persen daripada apaian penjualan pada kuartal I/2020. Menjadi sebesar 6.867 TNi untuk periode April- Juni 2020.

Dari itu, secara kumulatif produksi ANTM untuk komoditas feronikel mencapai 12.762 TNi. Dan penjualan sebesar 13.045 TNi sepanjang paruh pertama 2020.

Capaian itu setara dengan 48 persen daripada masing-masing target yang sudah ditetapkan perseroan pada awal tahun ini.

Untuk komoditas bijih nikel, perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan produksi hingga 18 persen dari 628 ribu wet metric ton (WMT) pada kuartal I/2020, menjadi sebesar 745 ribu WMT.

Baca Juga: Apakah Gas dari Batu Bara Aman Buat Lingkungan?

Sementara itu, perseroan berhasil membukukan penjualan bijih nikel sebesar 168 ribu WMT pada kuartal II/2020.

Memperbaiki kinerja tiga bulan pertamanya yang gagal membukukan penjualan.