Antam Siap Bangun Pabrik Baterai

Must read

Untuk proyek nikel Weda Bay Nickel (WBN), Antam memiliki kepemilikan saham 10% di proyek ini. 

Proyek nikel PT WBN akan dikembangkan dengan teknologi berbasis proses pirometalurgi untuk memproduksi produk nickel ferro alloy dengan membangun pabrik pengolahan berkapasitas 30.000 TNi per-tahun serta pengolahan nikel secara hidrometalurgi.

Pada 2018, PT WBN telah memulai kegiatan konstruksi pabrik pengolahan, diawali dengan aktivitas pemancangan tiang pertama pabrik di site Tanjung Ulie pada tanggal 30 Agustus 2018.

Melihat cadangan sumber daya nikel yang cukup besar,  pemerintah semakin serius mengembangkan hilirisasi nikel hingga ke pembangunan pabrik baterai dan mobil listrik. 

Sejumlah produsen baterai kendaraan listrik kelas dunia diajak menjadi investor untuk membangun pabriknya di Tanah Air, salah satunya LG Group, perusahaan asal Korea Selatan.

Pembangunan pabrik baterai akan dilakukan di dua kawasan yang berbeda, yakni Maluku Utara dan Kawasan Industri Batang untuk sektor hulu serta Jawa Tengah untuk pabrik sel baterai.

Pembangunan pabrik baterai listrik senilai US$ 9,8 miliar, atau sekitar Rp 142 triliun, oleh calon investor LG Energy Solution dengan konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) MIND ID ini akan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Konsorsium LG Energy Solution akan bekerja sama dengan konsorsium BUMN yang terdiri dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum (MIND ID) dan PT Aneka Tambang Tbk.

Kerja sama ini juga melibatkan PT Pertamina (Persero), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

1 COMMENT

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article