Alasan INDY Terbitkan Obligasi

Alasan INDY Terbitkan Obligasi

Alasan INDY Terbitkan Obligasi
Alasan INDY Terbitkan Obligasi

Perusahaan pertambangan swasta PT. Indika Energy Tbk (INDY) akan menerbitkan obligasi  global sebesar USD 650 juta.

Pihaknya menyebut rencana ini akan dilakukan pada Bursa Efek Singapura atau Singapore Exchange Securities Trading Limited.

Berdasarkan angka obligasi yang direncanakan, jumlah tersebut melebihi 50 persen dari total ekuitas yang dimiliki perusahaan.

Seiring rencana penerbitan obligasi sebesar itu, INDY berupaya mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham terlebih dahulu, sesuai dengan ketentuan pada Pasal 6 ayat 1 huruf d angka 1 POJK 17/2020.

INDY sendiri akan menggelar RUPSLB pada tanggal 26 Oktober bulan depan.

Nantinya pokok obligasi tersebut akan dibayarkan seluruhnya paling lambat pada tahun 2027, atau sesuai dengan yang disepakati pihak-pihak terkait.

Hingga saat ini, yang dilakukan oleh INDY adalah menggelar sejumlah rapat dan diskusi bersamaan dengan para pihak terkait guna mengatur tingkat kupon yang akan diserahkan kepada para investor.

Pihaknya menjelaskan jika besaran tingkat kupon itu akan diinformasikan paling lambat 2 hari sebelum digelarnya RUPS.

Adapun hasil dari penerbitan obligasi sebesar USD650 juta itu akan dialokasikan perusahaan untuk mewujudkan rencana pengembangan usaha, dana untuk diversifikasi usaha, pelunasan sejumlah kewajiban perusahaan, dan juga pembayaran serta pembiayaan korporasi lainnya.

Pihak INDY mengamini jika langkah strategis penerbitan obligasi ini bakal menambahkan beban bunga bagi perusahaan.

Baca Juga: China Bermimpi Netralitas Karbon Sebelum 2060

Namun di sisi lain, beban tersebut juga akan memperpanjang profil jatuh tempo utang dan kewajiban yang harus ditanggung oleh perusahaan.

Dengan demikian posisi kas dan likuiditas di tahun mendatang diharapkan bisa terjaga pada tahap yang direncanakan.

“Dengan adanya jangka waktu jatuh tempo yang jauh lebih panjang, rencana transaksi tersebut diharapkan dapat menjaga likuiditas dan posisi kas perseroan pada tahun-tahun mendatang,” pungkas pihak manajemen INDY.