Aksi Ambil Untung Tekan Minyak Dunia

Aksi Ambil Untung Tekan Minyak Dunia

Aksi Ambil Untung Tekan Minyak Dunia
Aksi Ambil Untung Tekan Minyak Dunia

Fluktuasi harga minyak kembali terjadi. Kini harga minyak kembali turun akibat aksi profit taking pada sesi perdagangan minyak.

Harga minyak tertekan pada akhir sesi perdagangan hari Selasa (11/8) sore waktu AS atau Rabu (12/8) pagi WIB. Padahal, minyak menguat pada awal sesi pembukaan perdagangan.

Minyak tertekan sebab meredupnya harapan pasar atas paket stimulus guna mengurangi tekanan ekonomi AS akibat virus corona.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober merosot 49 sen atau 1,1 persen ke level US$44,50 per barel.

Sementara itu, minyak mentah berjangka (WTI) West Texas Intermediate untuk pengiriman September turun 33 sen atau 0,8 persen ke level US$41,61 per barel.

Selain tertekan harapan stimulus, minyak juga mendapatkan beban berat dari aksi ambil untung yang dilakukan pasar menjelang pengumuman data mingguan persediaan minyak AS.

Baca Juga: Sandra Dewi Bosan Hidup Bersama Pengusaha Tambang

Setelah pasar reguler ditutup, data industri dari (API) American Petroleum Institute menunjukkan bahwa stok minyak mentah turun 4 juta barel pekan lalu.

Itu lebih besar dari ekspektasi analis yang hanya berharap pasokan minyak susut 2,9 juta barel.