Akankah Produksi Batu Bara Indonesia Naik di 2021?

Akankah Produksi Batu Bara Indonesia Naik di 2021?
Akankah Produksi Batu Bara Indonesia Naik di 2021?

Realisasi produksi batu bara Indonesia di 2020 kembali melebihi target.

Rencana produksi Indonesia yang ditetapkan sebanyak 550 juta ton dan produksi yang dilakukan mencapai 557,54 juta ton.

Artinya, realisasi produksi batu bara tahun 2020 mencapai 101,37% dari target. Tapi akankah produksi batu bara 2021 juga akan naik? 

Dari sisi penjualan, realisasi ekspor yang tercatat di MODI sebanyak 305,77 juta ton atau 77,41% dari rencana ekspor yang berada di angka 395 juta ton. 

Di sisi lain, Domestic Market Obligation (DMO), tercatat terealisasi di MODI sebesar 108,45 juta ton atau 69,97% dari rencana yang ditetapkan 155 juta ton. 

Komoditas batu bara pada tahun 2020 memang dibayangi dengan tekanan pasar dan kondisi pandemi covid-19. 

Namun, kondisi pasar dan harga batu bara mulai membaik pada tiga bulan terakhir di 2020 dan berlanjut di awal 2021. 

Kondisi itu tercermin dari Harga Batu bara Acuan (HBA) yang terus menunjukkan tren menanjak. HBA 2021 dibuka dengan US$ 75,84 per ton. 

HBA bulan Januari 2021 naik US$ 16,19 per ton atau 27,14% dibandingkan bulan Desember tahun 2020, yaitu US$ 59,65 per ton.

Prospek permintaan batu bara tahun 2021 diperkirakan lebih cerah dibanding tahun 2020. 

Kenaikan HBA di Januari 2021 merupakan rerata dari empat index pembentuk HBA pada bulan Desember 2020.

Baca Juga: Harga Nikel Bisa Tembus US$ 20.000/Ton

Hal ini lebih banyak disebabkan oleh naiknya permintaan batu bara di musim dingin, terutama dari China akibat keterbatasan (shortage) supply pasokan domestik batu bara di sana.