Ahli Pertambangan Meneropong Bisnis Batu Bara

Ahli Pertambangan Meneropong Bisnis Batu Bara

Ahli Pertambangan Meneropong Bisnis Batu Bara
Ahli Pertambangan Meneropong Bisnis Batu Bara

Pandemi Covid-19 secara signifikan mampu membuat sendi-sendi industri batu bara bergetar.

Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) mencoba meneropong prospek industri batu bara ke depan.

Dengan tema Save Indonesia Coal (SIC), konferensi ini menjadi wadah bagi para profesional pertambangan untuk mencari solusi terbaik demi menjaga keberlangsungan sektor industri tambang batu bara.

Melalui Ketua Umum Perhapi Rizal Kasli menyampaikan industri pertambangan batu bara Indonesia kini menghadapi sejumlah tantangan yang cukup berarti.

Seperti kecenderungan penurunan harga komoditas batu bara, tuntutan pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial, isu pemanasan global, hilirisasi batubara, serta terhentinya minat lembaga pembiayaan untuk mendukung industri ini.

Menurutnya, Indonesia harus cepat mengambil langkah antisipatif agar batu  bara tetap menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dan juga salah satu industri yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Indonesia masih sangat membutuhkan batu bara. Selain sumber energi nasional yang murah, juga sebagai solusi pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Permasalahan di sektor ini harus disikapi secara positif agar dapat memberikan kontribusi optimal bagi bangsa dan negara,” ungkap Rizal.

Baca Juga: Indika Siap Terbitkan Obligasi Hampir Rp 10 T

Rizal mengungkapkan, Perhapi pada usianya yang ke–30 akan mengadakan konferensi yang mengangkat tema Save Indonesia Coal (SIC) guna mencari solusi terbaik bagi sektor industri tambang batu bara.