Adaro Siapkan Dokumen Perpanjangan PKP2B

Adaro Siapkan Dokumen Perpanjangan PKP2B

Adaro Siapkan Dokumen Perpanjangan PKP2B
Adaro Siapkan Dokumen Perpanjangan PKP2B

Kontrak tambang batu bara atau biasa dikenal dengan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) harus segera di perpanjang.

PT. Adaro Indonesia, anak usaha PT. Adaro Energy Tbk (ADRO) kini sedang menyiapkan sejumlah dokumen untuk memenuhi persyaratan perpanjangan kontrak menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang habis pada 1 Oktober 2022..

Bila mengacu pada aturan yang berlaku, pengajuan sebenarnya bisa paling lambat satu tahun sebelum kontrak berakhir. Setelah segala persyaratan selesai, Adaro akan segera mengajukan perpanjangan.

Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini ada tujuh kontrak tambang yang akan segera berakhir sampai tahun 2025.

Di antaranya, PT. Arutmin Indonesia, PT. Kendilo Coal Indonesia, PT. Kaltim Prima Coal, PT. Multi Harapan Utama, PT. Adaro Indoesia, PT. Kideco Jaya Agung, dan PT. Berau Coal.

Baca Juga: Arutmin, KPC & Adaro Siap Perpanjang Kontrak

Saat ini ada tiga perusahaan batu bara yang telah mengajukan perpanjangan kontrak operasional tambang yang kemudian akan berubah menjadi rezim izin karena kontrak tambang akan berakhir dalam waktu dekat. Tiga perusahaan tersebut adalah:

PT. Arutmin Indonesia

Kontrak tambang batu bara atau dikenal dengan nama Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) Arutmin akan berakhir pada 1 November 2020.

Arutmin telah mengajukan perpanjangan operasional tertuang dalam Surat Presiden Direktur PT. Arutmin Indonesia no.1036/AI/X/2019 tanggal 24 Oktober 2019. Adapun luas tambang Arutmin mencapai 57.107 Ha.

PT. Kaltim Prima Coal

Kontrak KPC akan berakhir pada 31 Desember 2021. Perusahaan telah mengajukan perpanjangan melalui Surat Presiden Direktur PT. KPC No.L-188/BOD-MD.1.7.5/III/2020 tanggal 30 Maret 2020. Adapun luas tambang batu bara KPC mencapai 84.938 Ha.

Baca Juga: Ternyata 3 PKP2B Ini Sudah Mengajukan Perpanjangan!

PT. Multi Harapan Utama

Kontrak MHU akan berakhir pada 1 April 2022. Perusahaan telah mengajukan perpanjangan melalui Surat Presiden Direktur PT MHU no.262/OL/MHU-BOD/VI/2020 tanggal 29 Juni 2020.