3 Blok Panas Bumi Indonesia Siap Untuk Dilelang

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan pelelangan wilayah kerja panas bumi (WKP). Terdapat 3 Blok Panas Bumi yang dilelang yaitu, WKP Wilis, Gunung Galunggung, dan Lainea. Lokasi lelang pertama WKP Gunung Wilis berlokasi di Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dengan cadangan mungkin sebesar 50 MW. Rencana kapasitas pengembangan 2 x 10 MW (RUPTL 2019 – 2028), dengan pola pengusahaan total project.

Baca juga artikel terkait 3 Blok Panas Bumi Indonesia Siap Untuk Dilelang: Total Kandungan Uranium dan Thorium Nuklir yang dimiliki Indonesia

Lokasi kedua, WKP Gunung Galunggung lokasinya berada di Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, dan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Cadangan mungkinnya sebesar 130 MW. Rencana Kapasitas Pengembangan 55 MW (RUPTL 2019-2028), dengan pola pengusahaan total project. Terakhir, WKP Lainea lokasinya berada di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Dengan cadangan sebesar 66 MW. Rencana Kapasitas Pengembangan 2×10 MW (RUPTL 2019-2028), dengan pola pengusahaan total project. Bila ditotal dari tiga WKP ini, maka cadangan panas bumi bisa mencapai 246 MW.

Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Ida Nurhayatin Finahari mengatakan Pembukaan pendaftaran lelang dari 22 Oktober sampai dengan 12 November. Serta penetapan perserta lelang pada tanggal 12 November 2019. Penjelasan lelang pada 13 – 14 November 2019. Penyampaian dokumen penawaran tahap 1 dengan catatan apabila ada peserta, pada tanggal 15 November – 2 Desember 2019.

Pembukaan dokumen penawaran tahap 1 tanggal 2 Desember 2019. Evaluasi, klarifikasi, dan konfirmasi 3 – 4 Desember 2019. Penetapan hasil evaluasi tahap 1 tanggal 4 Desember 2019. Pengumuman peserta lelang yang lolos tahap 1 tanggal 5 Desember 2019. Perkiraan lelang WKP selesai sekitar akhir Maret 2020. Detail jadwal lelang untuk tahap kedua akan ditentukan setelah tahap kesatu selesai.