22 Penambang China Terjebak 2 Hari di Bawah Tanah

Must read

Sebanyak 22 penambang dilaporkan terjebak 2 hari di bawah tanah setelah adanya ledakan pada tambang emas di timur laut China.

Dikutip dari kantor berita Xinhua pada Selasa (12/1/2021), Otoritas China telah mengirim tim penyelamat ke tempat kejadian. Kecelakaan 22 Penambang terjebak itu terjadi pada Minggu (10/1/2021) di Xicheng, yang terletak di timur Provinsi Shandong, China.

Dalam sebuah posting media sosial, surat kabar Global Times mengutip otoritas Shandong yang mengatakan bahwa petugas penyelamat sejauh ini tidak dapat menghubungi para petambang yang terjebak.

Menurut Xinhua, ledakan tersebut merusak sistem sinyal komunikasi di bawah tanah sehingga menghalangi komunikasi.

Selain sistem komunikasi, AFP melansir, ledakan tersebut merusak parah tangga keluar dari tambang.

Akibatnya, pihak berwenang tidak dapat menghubungi para penambang yang terperangkap, menurut sebuah pernyataan yang dirilis otoritas setempat, Senin (11/1/2021) malam.

Pihak berwenang di Qixia juga telah mengirim tim penyelamat ke lokasi tambang yang dimiliki oleh Shandong Wucailong Investment Co Ltd.

Tim SAR juga telah berusaha membebaskan 22 pekerja China yang terperangkap di bawah tanah selama lebih dari dua hari menyusul ledakan di sebuah tambang emas di wilayah timur negara itu.

Baca Juga: Harga Batu Bara Naik, Emiten Tambang Senang!

Media pemerintah melaporkan, Selasa (12/1), sekitar 300 petugas penyelamat berusaha membersihkan penghalang untuk menjangkau para pekerja yang kondisinya masih belum diketahui hingga saat ini.

Tambang di provinsi Shandong, China Timur, itu belum sepenuhnya dibangun, namun telah mengoperasikan para pekerjanya pada saat ledakan terjadi. Penyebab ledakan pun belum diungkapkan ke publik.

Manajemen tambang itu sendiri tidak melaporkan ledakan tersebut kepada pihak berwenang di kota Yantai hingga Senin malam.

Menurut Al-Jazeera, tambang China termasuk yang paling mematikan di dunia.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article